Rabu, 19 Februari 2014

Syair Cerita Semalam

Saat malam mulai larut Suasana pun semakin senyap Aku terbujur dalam kekakuan Karena hati terpasung dalam kesepianKesedihan dengan kesendirian Seakan menggugurkan sejuta harapan 
Sepinya malam berlalu sudah, Pagi datang mengawali hari baru ..Aku terbangun dari panjangnya malam Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela Tersiratlah cahaya mentari pagi Menyinari……Menghempaskan semua khayalan kepahitan.Memang, Aku harus tetap tegar berdiri Songsong hari yang baru Sambut dengan sesuatu yang indah Wujudkan misteri cita dan cinta Sambutlah ‘si CINTA’ yang cantik Berikan dia senyumWarnailah hari-hari dengan cinta.


Hidup sudah berat , tanpa Keluh
Bukannya keluh hanya membebani ?
Bukannya syukur cukup untuk ketidak cukupan ?

Ini bukan neverland dan kau tetap bocah
Kau hidup dan kau dewasa
lalu kau jatuh cinta atau jatuh tak menyenangkan

Kau tersungkur
Bangun atau teraduh pilihnya

Ini hidup kawan , tanpa keluh kesah
tanpa meratap akan menyegarkan

Ada banyak hati menunggu cintamu
Ada banyak hari menunggu pena takdirmu
Ada banyak ini , itu , aku , kamu , mereka
Jadi apa untungnya berkluh mengeluh lalu mengaduh ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar